Menuju konten

Gempa Provinsi Banten dan Pergelaran Wayang Kulit 74 Tahun Indonesia Merdeka

Wartawan:
Gempa tadi bagaimana Pak?

Presiden RI:
Ya terus kita ikuti, tadi kita tahu jam 7 lebih 3 menit malam ada gempa di Barat Daya Banten dan juga kita rasakan tadi di Jakarta dan saya terus monitor. Tadi saya telepon ke lapangan juga.

Yang paling penting saya monitor sejak jam 7 tadi, alhamdulillah tidak ada ikutan tsunami, dan peringatan untuk potensi tsunami tadi baru saja berakhirdan kita berharap yang di lapangan, karena malam hari ini tadi saya juga telepon di Polres, lapangan dalam… keadaan sementara baik semuanya.

Saya sudah perintahkan juga kepada BNPB, kepada TNI, Polri, dan Menteri Sosial, untuk bertindak cepat apabila ada hal yang memang harus kita bergerak.

Wartawan:
Ada himbauan kepada warga Pak?

Presiden RI:
Ya dari aparat di bawah tadi sudah memerintahkan tadi karena ada potensi tsunami tadi, sudah ada evakuasi. Yang paling penting seluruh masyarakat tenang, hati-hati, dan juga terus waspada.

Wartawan:
Sudah ada laporan kerusakan atau korban?

Presiden RI:
Tadi kita monitor, cek di lapangan, sampai saat ini belum ada. Jadi laporan yang terakhir kerusakan-kerusakan kecil, tapi sekali lagi ini karena kondisi masih malam hari ya, semoga enggak ada.

Wartawan:
Ada rencana ke lokasi enggak Pak?

Presiden RI:
Saya monitor terus. Saya monitor terus. Nanti kita putuskan besok pagi.

Wartawan:
Merasakan juga enggak tadi gempa Pak?

Presiden RI:
Iya iya, tadi waktu di Halim.

Wartawan:
Bapak lagi di Halim ya Pak, perjalanan ke sini ya Pak.
Nonton wayang nanti sampai jam berapa Pak?

Presiden RI:
Ya nonton wayang itu harus terus dong. Yang mau nonton harus terus.

Wartawan:
Makna wayang Kresna apa Pak?

Presiden RI:
Pertanyaannya kepada Ki Dalang Manteb Soedharsono, jangan kepada saya. Nanti beliau akan cerita ya. Yang jelas tadi sudah disampaikan Kresno Jumeneng Ratu.

Wartawan:
Terima kasih Pak.