Menuju konten

Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia Seusai Menerima Perwakilan Siswa Sekolah Dasar kabupaten Jayapura Dan Asmat

Presiden RI:
Ya, ini acara pagi hari ini adalah sebetulnya saat itu spontan pada saat saya mengunjungi, meninjau korban banjir di Sentani, dan pada saat saya juga berkunjung ke Asmat.

Saat itu anak-anak saya tanya, penginnya apa. Yang pertama mereka penginnya sekolahnya segera dibangun dan dibersihkan. Dan sudah dikerjakan, sudah diselesaikan.

Kemudian yang kedua anak-anak minta “Pak, kami minta untuk bisa pergi ke Jakarta, jalan-jalan ke Jakarta,” kemudian baru bisa kita penuhi pada hari ini. Karena memang setelah Maret itu memang jadwalnya sangat padat sekali, ya.

Saya kira itu. Acara pagi hari ini adalah acara yang sudah terencana sudah agak lama.

Wartawan:
Ada rencana meninjau langsung ke sana Pak, dalam waktu dekat?

Presiden RI:
Ya dalam waktu dekat nanti kami akan meninjau ke yang banjir di Sentani, kemudian juga yang ada di Wamena, dan kemudian di kabupaten yang lain. Masih dalam perencanaan di Setneg. Tapi segera nanti.

Wartawan:
Ada rencana untuk membuka dialog lagi Pak, dengan aktivis Papua?

Presiden RI:
Apanya?

Wartawan:
Rencana dialog dengan aktivis Papua?

Presiden RI:
Belum, belum. Soal Papua saja.

Wartawan:
Pak, ada rencana Otonomi Khusus (Otsus) yang direvisi Pak, kan selesai 2020?

Presiden RI:
Ya nanti akan kita bicarakan bersama dengan, antara pemerintah pusat dengan pemerintah di Tanah Papua. Tapi yang paling penting, Otsus kemudian dana Otsus itu betul-betul memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Tanah Papua, yang paling penting itu. Bagi kesejahteraan, bagi kemakmuran, bagi perbaikan-perbaikan SDM yang ada di sana.

Wartawan:
Harusnya akan ada evaluasi skema-skema yang selama ini sudah berjalan, Pak?

Presiden RI:
Tentu saja akan ada evaluasi total dan akan ada koreksi-koreksi selama perjalanan ini. Apa yang masih bisa diperbaiki yang mana, akan kita perbaiki, akan kita koreksi, akan kita evaluasi.

Wartawan:
Pak, untuk ke depan apakah akan ada masyarakat dari Papua yang masuk kabinet lagi, seperti Ibu Yohanna Yembise?

Presiden RI:
Apa?

Wartawan:
Untuk ke depannya apakah akan ada perwakilan?

Presiden RI:
Ya, saya pastikan ada.

Wartawan:
Ada Pak?

Presiden RI:
Saya pastikan ada.

Wartawan:
Berapa orang, Pak?

Presiden RI:
Ya, nanti dilihat.

Wartawan:
Pak, kabinetnya sudah rampung ya, susunannya?

Presiden RI:
Sudah.

Wartawan:
Kapan diumumkannya, Pak?

Presiden RI:
Nanti.

Wartawan:
Setelah pelantikan atau beberapa hari kemudian Pak, pengumumannya?

Presiden RI:
Apanya?

Wartawan:
Pengumumannya? Di hari yang sama dengan pelantikan atau setelah?

Presiden RI:
Mungkin bisa di hari yang sama dengan pelantikan, mungkin sehari setelah pelantikan. Insyaallah semuanya sudah kita siapkan.

Wartawan:
Masih ada kemungkinan berubah formasinya Pak, di detik-detik akhir?

Presiden RI:
Apa?

Wartawan:
Formasinya ada kemungkinan berubah di detik-detik akhir? Ada pertimbangan mungkin setelah pertemuan dengan….?

Presiden RI:
Ya mungkin ada beberapa pertimbangan, masih bisa.

Wartawan:
Setelah pertemuan dengan Pak SBY kemarin ya, Pak?

Presiden RI:
Iya.

Wartawan:
Pak, Bapak kan sering banget bertemu dengan warga, selfie bersama, bertemu dengan rakyat secara langsung. Setelah peristiwa Pak Wiranto kemarin, apakah kemudian masih akan sama seperti itu? Atau ada pengamanan yang lebih ekstra lagi, Pak?

Presiden RI:
Ya, masih lah, selfie saja kan, enggak apa-apa. Yang paling penting, pengamanan Paspampres lebih waspada, ya. Biasa, biasa saja. jadi tetap seperti biasanya tetapi kewaspadaan Paspampres akan lebih ditingkatkan karena peristiwa kemarin.

Wartawan:
Terima kasih Pak.