Menuju konten

Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia Seusai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441H/2019 Masehi

Wartawan:
Untuk Maulid Nabi tahun ini Pak, kenapa Pak Wapres yang memberikan sambutan, Pak?

Presiden RI:
Ya, penghormatan kepada beliau, beliau ini kan ahlinya. Benar kan, tadi kan? Nah, apa yang beliau sampaikan tadi itulah yang harusnya kita kerjakan.

Wartawan:
Akan menjadi tradisi mungkin Pak, tahun-tahun ke depan, Pak?

Wakil Presiden RI:
Enggak, enggak, sekali saja.

Presiden RI:
Ya bisa saja, bergantian Pak Kiai, kalau tugas bergantian. Ya, saling mengisi.

Wartawan:
Pak, tapi untuk Pak Jokowi. Meneladani Rasulullah untuk Indonesia Unggul dan Maju ini maknanya untuk Pak Jokowi pribadi seperti apa sih, Pak? Pesan yang ingin disampaikan begitu, Pak?

Presiden RI:
Nah, tadi sudah jelas sekali yang beliau sampaikan, sudah jelas. Itu yang kita ikuti.

Wartawan:
Apa Pak, poinnya? Mungkin meneladanilah sosok Rasulullah begitu, Pak?

Presiden RI:
Sudah?

Wartawan:
Bagaimana dengan Wakil Panglima TNI, Pak?

Presiden RI:
Ya, kelembagaannya kan, sudah ada, sudah ditandatangani. Itu sudah usulan lama tetapi untuk pengisian memang belum. Bisa minggu depan, bisa bulan depan, bisa tahun depan.

Wartawan:
Urgensinya apa sih, Pak posisi Wakil Panglima TNI?

Presiden RI:
Itu untuk mengelola, mengelola sebuah manajemen yang besar. Berapa TNI kita yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote? Kalau Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia), di Polri saja ya, kan ada Kapolri dan Wakapolri. Kejaksaan ada Jaksa Agung ada Wakil Jaksa Agung ya, kan? Di BIN (Badan Intelijen Negara) ada (Kepala) BIN ada Waka BIN. Ya, kan?

Wartawan:
Sudah ada nama-nama yang dijaring, Pak? Mekanisme pemilihan untuk Wakil Panglima TNI-nya bagaimana, Pak? Apakah penunjukan oleh Presiden?

Presiden RI:
Apanya? Apa, toh?

Wartawan:
Wakilnya, Pak, penunjukannya akan seperti apa, Pak?

Presiden RI:
Saya sampaikan, belum….

Wartawan:
Mekanismenya belum disiapkan, Pak? Mekanismenya nanti seperti apa, Pak?

Presiden RI:
Belum….

Wartawan:
Usulannya dari Panglima TNI atau pertimbangannya dari mana, Pak? Sudah ada calon kuat atau belum, Pak?

Presiden RI:
Apanya?

Wartawan:
Untuk nama-namanya, usulan dari Panglima TNI?

Presiden RI:
Ya, tentu saja dari Panglima TNI.