Menuju konten

Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia Seusai Upacara Ziarah Nasional Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019

Wartawan:
Apa Pak, nilai-nilai yang harus terus disampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia di Hari Pahlawan ini, Pak?

Presiden RI:
Ya, bangsa besar adalah bangsa yang mau menghargai, menghormati jasa-jasa para pahlawan dan kita ingat bahwa para pahlawan telah berjuang merebut, memertahankan kemerdekaan kita, negara kita dan menjadi kewajiban kita bersama sebagai penerus untuk terus mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Terutama perjuangan dalam memberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kesenjangan, dan yang lain-lainnya. Saya rasa itu.

Wartawan:
Pak untuk Hari Pahlawan ini ada kebijakan baru kah, Pak untuk para veteran?

Presiden RI:
Belum.

Wartawan:
Pak terkait penambahan kursi wakil menteri Pak, kabarnya akan ada 6 kursi wakil menteri lagi, Pak?

Presiden RI:
Belum.

Wartawan:
Pak, tapi kan sudah ada Keppresnya, Pak. Kayak Menristek, Menkominfo, Mendikbud, begitu Pak?

Presiden RI:
Belum.

Wartawan:
Pak terkait dengan Kongres Golkar, Pak. Bapak kemarin disebut-sebut mendukung salah satu kubu, di mana sih Pak menyebut nama Pak Airlangga, Pak?

Presiden RI:
Masa enggak boleh menyebut nama? Pak Airlangga kan memang ketua. Kan saya sebut top kan, boleh?

Wartawan:
Tapi Bapak sendiri enggak berpihak kan, Pak?

Presiden RI:
Itu adalah urusan internal di Golkar.

Wartawan:
Pak, makna Hari Pahlawan untuk Bapak sendiri, apa Pak?

Presiden RI:
Ya tadi sudah saya sebutkan.

Wartawan:
Terima kasih, Pak.