Menuju konten

Penanaman Mangrove oleh Ibu Negara, Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla, dan OASE Kabinet Kerja

Assalamualaikum warahmatulah wabarakatuh,

Yang saya cintai ibu-ibu OASE, khususnya Ibu JK, juga Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan juga hadirin yang berbahagia,

Pastinya kita ketemu pada pagi hari ini, sangat senang sekali saya. Terutama di sini acara agenda saya menanam mangrove sama ibu-ibu, dan pramuka, dan masyarakat lingkungan semua. Kita menanam mangrove pastinya tidak asal menanam saja. Saya sama ibu-ibu di sini menanam dengan hati, dengan cinta. Makanya nanti insyaallah mangrove akan berkembang dengan baik.

Di sini saya tidak hanya nglencer saja ya ibu, belanja-belanja atau apa, tapi tujuannya yang pasti positif. Tidak hanya jalan, beli, belanja, ya ibu, tapi tujuan kami semuanya ini untuk kehidupan masyarakat yang bersih dan sehat.

Saya tidak takut kotor, tidak takut sakit, tidak takut nanti kena panas, wajah saya sudah hitam nanti tambah hitam malah bagus. Tidak usah ke salon.

Di sini waktu dua bulan kemarin saya mendampingi Pak Jokowi menghadiri G20 di Jepang. Saya juga sedikit memberi masukan, bahwa kita menanam mangrove tidak hanya menyuruh saja, tapi kita langsung terjun bersama masyarakat dan pastinya kementerian yang terkait, dan masyarakat.

Di sini juga tidak hanya mangrove saja, tadi sudah memberi bantuan bibit buah-buahan untuk masyarakat. Semoga buah-buahan itu menambah segar badan kita, jadi tidak loyo.

Maaf, karena selama ini saya hanya dengar sosialisasi di sini, sosialisasi di sana, tapi tindakan tidak ada.

Saya di sini sudah mengunjungi 34 provinsi, sudah menanam 170 ribu batang mangrove. Tidak hanya menanam saja, nanti saya ikuti dengan Ibu Menteri ini dan juga Ibu istri menteri mengikuti sampai di mana tanaman itu. Karena nanti kalau tidak diikuti mungkin hanyut, kering, dibiarkan saja. Tapi saya dengan Ibu-ibu OASE ini masih mengikuti sama dengan Ibu Menteri Lingkungan Hidup.

Tadi sudah ada drama. Dramanya sampai pohon gugur juga ikan, kera, juga satwa mati  semua, tapi ini ada adik generasi penerus memberi bibit mangrove.

Saya kira demikian yang bisa saya sampaikan.

Terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatulah wabarakatuh.