Menuju konten

Rapat Terbatas Mengenai Program Pendidikan Dan Beasiswa

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamualaikum Warahmatulah Wabarakatuh,

Yang saya hormati, Bapak Wakil Presiden.

Bapak/Ibu sekalian yang saya hormati,
Rapat terbatas sore hari ini akan kita bicarakan mengenai program pendidikan dan beasiswa. Saya beberapa kali telah menekankan betapa pentingnya pembenahan sistem pendidikan kita agar mampu merespons perubahan yang berjalan dengan sangat cepatnya agar lebih fleksibel, agar lebih adaptif dengan perubahan dunia yang kita alami.

Yang kedua juga saya tekankan bahwa diperlukan langkah-langkah terobosan yang cepat dengan memanfaatkan infrastruktur dan kemajuan teknologi yang ada sehingga perwujudan dari pemerataan akses dan kualitas pendidikan yang bisa menjangkau rentang geografis negara kita yang sangat luas, betul-betul bisa kita laksanakan karena mencakup 17.000 pulau dan 300.000 sekolah yang ada, yang kita miliki.

Yang ketiga juga yang berkaitan dengan infrastruktur pendidikan terutama rehabilitasi gedung-gedung sekolah, baik sekolah dasar, sekolah menengah yang rusak, yang ini akan sangat membahayakan anak-anak kita. Walaupun ini adalah wilayah/ranah kewenangan daerah dan mestinya harus menjadi fokus perhatian pemerintah daerah namun saya minta ada skema program bersama antara pusat dan daerah dalam melakukan percepatan untuk rehabilitasi gedung-gedung yang rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan.

Yang keempat, yang terakhir mengenai beasiswa. Saya minta implementasi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) kemudian KIP Kuliah dan program-program beasiswa agar dikawal dengan sebaik-baiknya sehingga betul-betul tepat sasaran. Jangan sampai mereka ada yang putus sekolah gara-gara urusan biaya pendidikan.

Saya rasa itu sebagai pengantar yang bisa saya sampaikan. Waktu saya berikan kepada Menko PMK dan seterusnya kepada Pak Menteri Pendidikan.

(Rapat Terbatas dilanjutkan secara tertutup)